NAT
Pengertian NAT
Setiap kali sesorang berselancar di internet menggunakan komputer, sebetulnya komputer tersebut haruslah memiliki alamat IP yang telah terdaftar melalui ISP. Alamat IP yang diperuntukkan oleh publik (pengguna komputer) ini cukup terbatas, dan semakin hari jumlahnya pun semakin menipis.Untuk itulah kemudian hadir sistem NAT untuk mengatasi masalah jumlah alamat IP yang semakin menipis ini. Tak hanya itu, NAT pun memiliki fungsi dan keunggulan lain yang membuatnya diperlukan banyak orang. Merasa asing dengan istilah NAT dan belum paham bagaimana cara kerjanya sehingga bisa menghemat alamat IP? Mari simak artikel berikut untuk memahami pengertian NAT, fungsi NAT, dan cara kerja NAT.
Fungsi dan Contoh Aplikasi
1. Layanan DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan suatu sistem pengalamatan atau pendistribusian secara otomatis yang akan memberikan IP Address kepada Host/Komputer atau Client pada layanan TCP/IP yang meminta.
DHCP Server adalah komputer atau perangkat yang memberikan IP Address. Sementara itu, DHCP Client merupakan komputer atau perangkat yang meminta IP Address.
Fungsi DHCP
Fungsi utama dari DHCP ialah untuk mendistribusikan IP Address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung ke dalam jaringan komputer.
•DHCP memberikan kemudahan untuk network administrator dalam mengelola suatu jaringan komputer, karena alokasi IP Address bisa ditentukan dengan otomatis dan dalam 1x kerja.
•DHCP Server selain bisa memberikan alamat IP Address secara dinamik, juga bisa memberikan IP Address secara statis untuk client yang terhubung ke dalam jaringan komputer.
•DHCP memberi kemudahan dalam proses komunikasi data antar komputer.
Aplikasi DHCP
1. Open DHCP Server
2. DHCP Server
2. Layanan DNS
DNS (Domain Name System) merupakan Distribute Database System yang digunakan dalam pencarian nama komputer (name resolution) pada rangkaian yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan suatu aplikasi service yang biasa digunakan dalam internet seperti halnya web broser atau e-mail (surat elektronik) yang menerjemahkan suatu domain ke IP Address.
Fungsi DNS
Menerjemahkan hostname (nama-nama host) menjadi IP Address, begitupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah untuk diingat oleh pengguna internet.
Memberikan suatu informasi mengenai suatu host ke seluruh jaringan internet.
Aplikasi DNS
DNS Changer
DNS Jumper
3. Layanan Mail
Mail (Surat Elektronik) merupakan suatu bentuk dalam pendistribusian file atau dokumen melalui teknologi jaringan internet.
Fungsi Mail
Bertukar data, informasi atau file-file kepada satu atau lebih penerima.
Mengirim dokumentasi berupa file, musik, video dan bentuk dokumen yang lainnya.
Aplikasi Mail
Google Mail
Yahoo Mail
Kelebihan dan Kelemahan NAT (Network Address Translation)
Sebuah sistem tentunya akan memiliki kelebihan dan kelemahan, sehingga dengan memahami kelebihan dan kelemahan dan sistem tersebut kita bisa tahu kenapa kita harus menggunakan atau tidak menggunakannya, Berikut adalah kelebihan dan kelemahan menggunakan NAT pada jaringan:
Kelebihan dari NAT (Network Address Translation)
Dengan adanya NAT dapat mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address
Dengan adanya NAT akan menghindari pengalamatan ulang pada saat jaringan tersebut berubah.
Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider)
Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.
Kelemahan dari NAT (Network Address Translation)
NAT dapat menyebabkan keterlambatan proses, ini disebabkan karena data yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu.
NAT dapat menyebabkan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal
Dengan adanya NAT dapat menghilangkan kemampuan untuk melacak data karena data tersebut akan melewati firewall.
Cara Kerja NAT (Network Address Translation) pada Jaringan Komputer
NAT mempunyai fungsi yaitu sebagai translasi sebuah IP address, sehingga dengan adanya NAT ini IP address private dapat dengan mudah mengakses alamat IP public. Berikut adalah cara kerja dari NAT:
Didalam IP address terdapat sebuah bagian yang mana di dalam IP tersebut terdapat informasi-informasi berupa alamat asal, alamat tujuan, TTL, dll. Bagian ini disebut dengan header.
Sebagai contoh adalah sebuah komputer client dengan IP 192.168.1.2 akan mengakses atau melakukan request ke alamat www.google.co.id dengan IP 216.239.61.104, maka proses yang akan terjadi adalah sebagai berikut :
Pada header, informasi yang tersimpan antara lain alamat asal > 192.168.1.2
Sehingga ketika paket telah sampai pada router (gateway dari client), maka isi dari header akan dirubah menjadi : alamat asal > 192.168.1.1
Sebelum paket keluar (menuju internet), maka header tersebut akan kembali berubah menjadi, alamat asal > 200.100.50.2, demikian seterusnya.
Proses di atas merupakan mekanisme dari SNAT (source NAT), dimana IP asal (komputer client) akan dirubah disesuaikan dengan IP ketika paket telah berpindah. Ketika server google melakukan response / balasan, maka akan terjadi DNAT (destination NAT), dimana IP tujuan akan berubah disesuaikan dengan tujuan paket (komputer client). Prosesnya adalah sebagai berikut :
Pada header, ketika paket telah sampai pada Router, informasi IP tujuan >200.100.50.20
Ketika paket berada pada gateway, IP tujuan >192.168.1.1
Di sini header akan kembali mengalami perubahan, IP tujuan > 192.168.1.2
makasih min
BalasHapusobeng samsung
Cara perbaikannya mana ni
BalasHapusIya ni cara perbaikan ya mana
BalasHapus